✪ Dunia Lebih Jelek Dari Bangkai Kambing

Kehidupan dunia in dinamakan dunia karena rendah dan hina.

Kehidupan dunia yaitu sesuatu yg sedikit, kecil, & tidak ada artinya, kehidupan yg penuh dengan syahwat dan fitnah. Kehidupan dunia adalah kefanaan, fatamorgana, menipu, sesuatu yg pasti hilang, musnah, & binasa.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:


فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلاَّ قَلِيلٌ
“Padahal kenikmatan hidup di dunia ini hanyalah sedikit (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat .” (QS At-Taubah [9]: 38)
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:
وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yg sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-ANkabut [29]: 64)


Dunia itu juga lebih jelek dari pada bangkai kambing.

Diriwayatkan dari Jabir radhiyallahu ‘anhu:
أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ فِي السُّوقِ دَاخِلا مِنْ بَعْضِ الْعَالِيَةِ، وَالنَّاسُ كَنَفَيْهِ، فَمَرَّ بِجَدْيٍ أَسَكَّ، فَتَنَاوَلَهُ فَأَخَذَ بِأُذُنِهِ، ثُمَّ قَالَ: أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنَّ هَذَا لَهُ بِدِرْهَمٍ؟، فَقَالُوا: مَا نُحِبُّ أَنَّهُ لَنَا بِشَيْءٍ، وَمَا نَصْنَعُ بِهِ؟، قَالَ: أَتُحِبُّونَ أَنَّهُ لَكُمْ ؟، قَالُوا: لا، قَالَ ذَلِكَ لَهُمْ ثَلاثًا، فَقَالُوا: لا وَاللَّهِ، لَوْ كَانَ حَيًّا لَكَانَ عَيْبًا فِيهِ أَنَّهُ أَسَكُّ وَالأَسَكُّ: الَّذِي لَيْسَ لَهُ أُذُنَانِ فَكَيْفَ وَهُوَ مَيِّتٌ؟، قَالَ: فَوَاللَّهِ، لَلدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مَنْ هَذَا عَلَيْكُمْ
Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam berjalan melewati pasar sedang manuisa berada di sisi beliau. Beliau berjalan melewati anak kambing jantan yang kedua telinganya kecil dan telah mati. Sambil memegang telinganya beliau bersabda:


“Siapa di antara kalian yang suka membeli ini seharga satu dirham? ”Orang-orang berkata: “Kami sama sekali tidak tertarik kepadanya. Apa yang bisa kami perbuat dengannya?” Maka beliau bersabda:
“Apakah kalian suka jika ini menjadi milik kalian?” Orang-orang berkata: “Demi Allah, kalau anak kambing jantan ini hidup, pasti ia cacat, kerena kedua telinganya kecil, apalagi ia telah mati?”

Maka beliau bersabda:
“Demi Allah, sungguh dunia itu lebih hina bagi Allah daripada bangkai anak kambing ini bagi kalian.” (HR Muslim no. 2957)

Semoga Menjadi Pembelajaran Kita ,bahwa hidup di dunia Hanya Sementara Dan Jangan Bangga Dengan dunia ini, amin.

source:rodja

Info Terkait !!